• Tema Hari Pramuka ke 53 Tahun 2014 : Mantapkan Pembentukan Karakter kaum Muda Melalui Gugus Depan Terakreditasi
  • Mari kita Galang aksi Pramuka Peduli berupa pelestarian alam dengan menjaga pohon pelindung di lingkungan kita
header image
Pramuka net home arrow Tekpram arrow Karang Pembina arrow THB dan SHL
THB dan SHL PDF Print E-mail

 

Setiap Pembina harus memiliki THB (Tanda Hak Bina ). THB merupakan Bentuk ID/ Kartu Pengenal yang wajib dimiliki bagi Pembina, yang tentunya telah memenuhi syarat dan pernah mengikuti KMD ( Kursus Mahir Pembina Tingkat Dasar ). Tiap 3 Tahun sekali THB harus diperpanjang dan yang berhak mengeluarkan adalah Kwartir Cabang ke atas. Di bawah ini  bentuk THB yang dikeluarkan oleh salah satu Kwartir Cabang di Jawa Tengah.

 Image

 di bagian belakang :

Image

Demikian pula untuk Pembina yang menjadi Pelatih, harus memiliki surat yang disebut dengan SHL ( Surat Hak Melatih ). Kartu ini wajib dimiliki bagi pembina yang telah memiliki sertifikat lulus KPD maupun KPL. Masa berlakunya sama dengan THB. Demikian pula Kwartir yang berhak mengeluarkan kartu tersebut..

Image

untuk bagian belakang bentuk dan tulisannya sama dengan yang di atas.

Ini merupakan bentuk salah satu contoh THB dan SHL., dimungkinkan di tiap Kwartir terdapat perbedaan.

Sudahkah Anda Memilikinya ? Salam Pramuka. 

 

 

 

 


User Comments

Comment by GUEST on 2007-09-15 17:02:22
Kalo itu pembina beneran, yang jelas punya SHB. Sekarang malah semakin nggak jelas mana yang sudah punya dan mana yang belum.

Comment by GUEST on 2007-12-17 22:14:34
Memang benar, min harus sudah KMD, Yang nggak ngijinkan yaa harus banyak belajar lagi tentang PP nya. 
 
Jamil.

Comment by GUEST on 2007-12-14 15:48:23
Sebenarnya untuk punya THB itu minimal sudah KMD kan? lalu waktu saya minta THB di cabang saya kenapa saya tidak diijinkan, alasannya harus KML terlebih dahulu. mohon infonya (arya)

Comment by GUEST on 2008-01-04 17:15:22
kalo KTA lama apa masih berlaku ? 
trus gimana bila tidak untuk memperpanjangnya ? 
 
adhi, Amigo's

Comment by GUEST on 2008-01-06 22:22:45
Jika KTA tidak diperpanjang, ya gak berlaku lagi toh, KTA kan sebagai bukti otentik/ dokumen, kalo kamoe benar2 anggota pramuka , ya kan bro......... 
 
Andi P.

Comment by GUEST on 2010-07-07 05:24:32

Comment by GUEST on 2010-01-09 22:15:28

Comment by GUEST on 2010-01-11 22:44:42

Comment by GUEST on 2010-07-27 00:03:53
buat kak arya nih.......... 
emang betul kalo kakak udah usia pembina min 26 th ato udah menikah dan sudah lulus KMD serta telah selesai masa pemantapan dasar minimal 6 bulan dan melaporkan hasil masa pemantapan dasarnya kepada lemdikacab di kwarcab kakak maka kakak berhak untuk dikukuhkan sebagai anggota dewasa dengan jabatan sebagai pembantu pembina di satuan binaan kakak, dan yang melantik adalah kak kwarcab dalam suatu upacara pengukuhan atau pelantikan yang pelaksananya adalah lemdikacab yang bersangkutan. saat itu pula diserahkan surat keterangan berhak ikut KML dan diberikan pula SHB sebagai pembantu pembina sekaligus disematkan tanda jabatan pembantu pembina sesuai dengan satuan binaan kakak. semoga pesan ini dapat bermanfaat bagi semuanya....... 
SALAM PRAMUKA........

Comment by M.R.Parinduri. on 2010-10-31 09:50:13
Ajakan Presiden RI, tentang Revitalisasi Gerakan Pramuka sangat perlu di Era Reformasi ini, untuk itu perlu adanya peningkatan optimal dari para anggota Pramuka /Pengurus Kwartir dalam pelaksanaan Pembinaan dan Orientasi Pembina untuk mengembangkan Kepramukaan demi mewujudkan upaya pencapaian tujuan Gerakan Pramuka ; 
* Yang menjadi Pertanyaan saya : 
1. Mengapa kegiatan latihan Pramuka di Gugusdepan tidak diperhatikan oleh Kwartir ? 
2. Setiap Andalan Kwartir menpunyai bidang masing masing, mengapa tidak diberdayakan ? 
3 THB dan SHL sangat perlu bagi para Pembina sebagai bukti diri setelah penyelesaian KMD, KML, KPD dan KPL, persyaratannya sudah dilengkapi mengapa pengenal keduanya tidak bisa didapat ? 
4. Bagaimanakah cara membina dengan baik, bila tidak dibantu dengan Pendanaan ? 
5. Dengan rasa tanggungjawab dan sukarela, seorang Pembina Pramuka melaksanakan tugas membina di Gugusdepan setiap minggunya, apakah seorang Pembina mampu membina dengan Optimal, bila tidak ada sarana, prasarana dan pengganti Transport untuk Pembinanya ? 
*Kepada Kakak kakak mohon jawabannya, dan mohon diperbaiki bila ada pertanyaan yang keliru dengan maksudnya. 

Comment by on 2012-05-20 08:33:41
1. Latihan di Gudep prinsipnya dilakukan secara mandiri, Pembina Gudep dan Mabiguslah yang paling bertanggung jawab, kwartir sebagai koordinator, bila membutuihkan pelatih silahkan kontak ke kwartir. 
 
2. Tergantung dari andalan masing2, tidak semua kwartir seperti yang anda maksudkan. 
 
3. Harusnya dapat, silahkan mengajukan ke kwatir ybs. 
 
4. Lakukan kegiatan dengan berpedoman pada SKK dan SKU 
 
Semoga bermanfaat 
Kak Totok - Kwarcab Jepara

Comment by Anonymous on 2012-06-22 17:32:24
THB, SHB, THL, SHL. Istilah ini sering muncul dalam kepramukaan. mohon penjelasan makna masing-masing singkatan tersebut

Comment by on 2013-11-10 13:06:29
Mohon Petunjuk, 
kenapa SHB & SHL itu Berbentuk Kartu, Sedangkan kalau di baca itu SURAT HAK BINA / SURAT HAK LATIH, 
menurut saya gambar di atas itu TANDA HAK BINA / LATIH, 
mohon contoh Surat Tertulisnya di pajang, !!! ( KALAU ADA )

Comment by on 2013-11-25 11:01:36
5. Dengan rasa tanggungjawab dan sukarela, seorang Pembina Pramuka melaksanakan tugas membina di Gugusdepan setiap minggunya, apakah seorang Pembina mampu membina dengan Optimal, bila tidak ada sarana, prasarana dan pengganti Transport untuk Pembinanya ?  
dengan pertanyaan kakak seperti yg diatas,  
lebih baik gak usah terlalu berharap mendapatkan ganti/ uang transport, jika kita bener2 ikhlas dalam membina tanpa memikirkan imbalan, insya Allah imbalan yg kita dapat bukan dari manusia akan tetapi dari Tuhan....amiin 
semoga brmanfaat
Your Name / Email Address
Security Check. Please enter this code Listen to code

fox.jpg
LAYANAN CHATTING