• Visi : Gerakan Pramuka Menjadi Pilhan Utama Bagi Pembentukan Karakter Kaum Muda
  • Mari kita Galang aksi Pramuka Peduli berupa pelestarian alam dengan menjaga pohon pelindung di lingkungan kita
header image
Pramuka net home arrow Tekpram arrow Karang Pembina arrow Hati2 Bina Siaga
Hati2 Bina Siaga PDF Print E-mail

 

ImagePramuka Siaga biasanya memiliki sikap peniru dan penurut kepada yahda/ bundanya. Seperti apa yang tertuang dalam Dwi Darmanya.

Ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan disaat menyaksikan suatu peristiwa mengharukan.

Adalah seorang Pelatih Senior di saat melatih  Seorang Pramuka Siaga yang menjadi Pemimpin Upacara besar, peringatan Hari Pramuka. Dalam Gladi bersih semua nampak lancar, Siaganya juga melaksanakan tugasnya sesuai yang diintruksikan oleh pelatihnya.

Adalah sedikit instruksi yang nampaknya benar tapi kurang dipahami oleh seorang anak yang berusia pramuka Siaga. Kesalahan kecil yang akhirnya membuat sang pelatih menyalahkan dirinya sendiri akibat kecerobohannya, si Pelatih tertunduk lesu dan matanyapun  berkaca-kaca, , dia meminta maaf kepada sang Pemimpin kecil itu. Kesalahan bukan pada dirimu nak, tapi yahdamu ini, kata si Pelatih.

Bagainama awal mulanya ?

Pada latihan upacara seperti biasanya Pelatih memberikan berbagai instruksi dan latihan, termasuk arahan bahwa setiap laporan pemimpin upacara kepada kepada Pembina Upacara pada  awal dan akhir upacara, harus menirukan apa yang dikatakan Pembina Upacara, yakni contoh apabila Pembina Upacara mengatakan ”Lanjutkan” maka kata itu harus diucapkan/ diulang kembali oleh Pemimpin Upacara dengan kata yang sama ”lanjutkan...! ” laksanakan ” maka di ulang ”laksanakan....! ”. Jadi setiap apa yang diucapkan Pembina upacara harus di ucapkan atau ditirukan lagi.

Intruksi tersebut sudah benar, dalam gladi bersihpun juga lancar. Tetapi diluar dugaan bisa saja terjadi.

Disaat Pemimpin Upacara ( anak Siaga ) laporan di akhir upacara, bahwa upacara telah selesai. Pembina Upacara mengucapkan ” Terima kasih dan kembali ke tempat ” , lalu apa kata yang diucapkan kembali oleh Pemimpin upacara . Sebagai seorang anak siaga yang penurut  pasti melaksanakan sesuai intruksi si Pelatihnya. Nah, si Pemimpin Upacara tentunya mengucapkan kembali yang dikatakan oleh Pembina Upacaranya. ” Terima kasih dan kembali ke tempat... ! ”.

 Dari peristiwa ini banyak yang dapat kita ambil hikmahnya dan dijadikan pelajaran. Namun ada sisi lain yang disoroti selain yang dianggap lebih  penting :

  1. Siaga adalah awal pembentukan watak kepribadian, jiwa peniru dan penurut selalu melekat. Menteladani Perilaku Yahda atau Bundanya. Betapa tidak mudah dan cukup berat sebenarnya tanggung jawab menjadi seorang Pembina Siaga.
  2. Membimbing anak Siaga membutuhkan kesabaran yang tinggi dan penuh kasih sayang, membuka jalan pikiran seorang anak menuju usia remaja yang mulai banyak tantangan dan godaan.
  3. Menampakan sosok di depan yang harus tetap ceria, pandai bercerita, pandai bergaul seperti motto amongnya, ” Ing  ngarsa sung Tulada ”.

 

Andakah sosok yang kami cari ?


User Comments

Comment by GUEST on 2007-09-14 23:20:00
Waduh, aku kagak sanggup kalo bina anak siaga, harus sabar banget, gimana ya ...?

Comment by GUEST on 2008-02-28 09:37:01
Salam Pramuka ! 
 
ternyata sulit ya menjadi Pembina Siaga. Sebenernya materi Kepramukaan apa saja yang cocok diberikan kepada pramuka siaga selain bermain dan bernyanyi?? 
 
 
Evie - Kwarcab Btg

Comment by GUEST on 2008-01-10 22:37:19
yaa... gimana lage.... namanya anak siaga, calon generasi bangsa yang siap menghiasi negara ini dengan kreatifitas dan imajinasinya yang sesuai dengan harapan bangsa untuk generasi penerus.... so! sing pinter warahi bener ning adik didik! jaya pramuka indonesia!

Comment by GUEST on 2007-12-06 11:28:22
materi pada siaga itu lebih banyak permainannya, guna membentuk kepribadian anak. Jadi perlu pembina yang juga kreatif deh....

Comment by GUEST on 2008-02-05 12:22:27
jadi pembina siaga harus sabar, dan pembina harus banyak belajar dari referensi yang ada sehingga dapat menambah inspirasi dalam memberikan pembinaan.

Comment by GUEST on 2008-02-20 17:55:15
Salam Pramuka.... 
 
Setuju banget....tapi apa yang terjadi dengan anak saya....pada saat akan menjadi calon anggota siaga, anak sangat antusias sekali...karena kebetulan "babenye" anggota pramuka karier...hehe dan agaknya anakku begitu ingin tampil sepeti ayahnya....nah stetalh dia aktif berlatih...yang tadinya hari sabtu adalah hari yang ditunggu-tunggu mulai terlihat rasa enggannya..dimulai dengan tidak digunaknnya seragam pramuka sejak dirumah...dia bilang...dibungkus aja nanti ganti baju pas waktu maul latihan..selanjutnya diikuti dengan mulai hilangnya satu persatu asesoris yang bisa dipakai....perubahan juga terlihat...setiap selesai latihan aku selalu tanya tadi berlatiha apa , udah punya tambahan lagu belum...tadi permainan apa...tadi ayahandanya bercerita apa, etc,etc,etc...yang tadinya anakku bercerita dengan antusias ...sampai pada akhirnya aku terima jawaban layaknya adegan sinetron kalo ada anak ditanya ama temen or orang lain...yaitu...dijawab dengan...yaa..gitu deh...????ada apa gerangan...akhirnya dalam kesempitan waktu yang ada, akau berkesempatan berkunjung ke pangkalan sekolah tempat anakku berlatih...dan apa yang aku liat suatu pemandangan yang cukup mengejutkan buat aku yang "cuma" tahu sedikit masalah Pramuka....terlihat anak2 siaga sedang digembleng baris berbaris layaknya anggota paskibra lengkap dengan teriakan aba2 yang membuat para pendenganr merasa sedang berad di kstarian militer or tangsi militer or pusdik militer.....??????...jauh dari kesan ramah....gembira...dan cenderung anak2 menjadi tertekan.... 
 
Nah..itulah sedikit pengalamanku melihat salah asatu acara latihan siaga....seorang anakpun sudah bisa membandingkan...karena anakku kemudian bertanya..kok latihannya beda sih Pa dengan di tempat papa membina Pramuka siaga???? apa yang beda nak..tanyaku...anakku menjawab...ya beda dong pa...anak pramuka di tempat papa udah ada yang jadi siaga mula, kalo latihan pasti ada lagu baru...permainan baru...atau papa sebelum latihan pasti cari2 sumber cerita di majalah langgananku....(anakku berlangganan majalah anak2 mingguan)...habis latihan cape tapi senang....belum lagi kalo dapet penghargaan????....sedihnya hati ini....padahal mungkin dari golongan siaga yang baru bergabung tidak mustahil akan lahir calon2 pemimpin baru yang pastinya disiplin, suka menolong, penuh rasi kasih sayang, penurut , tidak sombong,dll yang sangat kita butuhkan di masa YAD...tapi kalo pembinaannya seperti ini...bagaimana nasib kedepannya? 
 
 
Dari seorang anggota Pramuka yang sudah punya ank juga udah jadi anggota pramuka di Bogor

Comment by GUEST on 2008-05-26 22:12:27
apakah seorang anak pramuka siaga mengikuti latihan pasukan penggalang

Comment by GUEST on 2008-11-03 15:12:02
Sebenarnya syah - syah saja 

Comment by GUEST on 2009-12-12 21:40:50
ingat seorang pembina pramuka harus bisa menempatkan pola pembinan disetiap golongan jgn disamakan setiap golongan!!!!!!!!! 
ingat : 
pola pembinaan siaa dengan penggalang tidak sama.

Comment by GUEST on 2009-12-12 21:20:36
memang hal yang tersulit dalam membina ada di golongan siaga, tetapi juga hal yang paling menggembirakan dalam membina ada digolonagan siaga juga, sebab kita selalu hapy, dan menjadikan itusebagai obat awet muda,,,,,hehehehe,,,,,

Comment by GUEST on 2009-09-09 14:47:33
ahh aku bru mulai jd platih nii.. 
materi siaga yang baik apa ya??..

Comment by GUEST on 2009-10-16 17:26:31
bingung jadi pelatih staga..

Comment by GUEST on 2010-07-21 18:09:51
terima kasih atas infonya...

Comment by GUEST on 2010-07-23 10:49:21
materi apa aja sic yg bagus buat siaga ... pusing nic ~__~,

Comment by ika/ on 2010-08-28 20:42:19
Aku baru mau memulai lagi membina pramuka siaga setelah hampir 2 tahun off. Jadi pengen tau materi yang tepat untuk diberikan kepada para siaga. Ga setengah2 dan ga salah kaprah. Mulai dari pakaian yang benar, atribut yang di pakai dan materi tentunya

Comment by on 2011-12-19 14:22:41
pertama kali jadi pembina pramuka siaga. pusing . 
materi yang tepat apa aja ya ? minta saran2 nya . 

Comment by Anonymous on 2012-03-16 21:31:52
aku bangga jadi bunda di satuan siaga

Comment by Anonymous on 2012-06-02 10:51:28
saya aktif di DEWAN KERJA RANTING, dan tiap jum\'at sabtu slalu ngelatih di tingkat siaga,, pengen materi siaga donk yang lengkap,,,,

Comment by on 2012-08-02 21:48:31
gk perlu takut membina siaga,... 
yg pengting jgn berprilaku buruk di depan adik2 pramuka siaga  
karena adalah tantang bagi kita 
tinggal gi mana kita (mendidiknya pramuka siaga)

Comment by on 2012-08-05 17:30:02
Alhamdulillah! selama sy mengajar siaga blm ad kendala yg ditemukan! materi mungkin diambil dari buku SKU baru di tahun 2012 (JABAR) yg sy dpt! mngkn prlu pembiasaan kegiatan sehari2 bagi ank2 untuk bisa mendapatkan materi selain bermain dan bernyanyi... krn materi siaga tidak jauh beda dngn pmbljrn yg ad disekolah dalam kesehariannya, tinggal kitanya yg harus aktif dlm mncri tantangan tersebut. mnrtku ank siagalah guru bagiku untk mncri inspirasi... thats unique! n_n 
**************************** 
 
admin said : Sangat Setuju kakak .....

Comment by on 2013-04-12 18:43:26
jadikan lah anak siaga adik" kalian krena dengan itu kalian akan mengerti dan mereka pun akan mengerti.

Comment by on 2013-05-31 08:52:47
tuk melatih anak2 siaga itu gmn? supaya setiap latihan menjadi mengasyikan dan tidak membosankan..dan materi seperti apa yang cocok buat anak2 SIAGA?? tolong minta jawaban dari anda yang sangat mendetail.......

Comment by on 2013-10-07 12:35:06
aduuuhhh... berat ya jadi pmbina siaga ternyata..... 
smoga saya bisa jadi pmbina yang baik dan sukses..amiiinnnnnnn

Comment by Anonymous on 2014-04-02 09:41:44
ayo kawan bina terus adik-adik kita, mudah-mudahannnn UU Pramuka kaitan sertifikasi untuk pembina jadi di terbitkan tahun 2014 ini.....
Your Name / Email Address
Security Check. Please enter this code Listen to code

LAYANAN CHATTING