Turut berduka cita, telah wafat Kakak Prof.DR.dr. Azrul azwar. MPH (Ka. Kwarnas 2003 - 2013)
header image
Pramuka net home arrow Tekpram
Blog - Content Section Layout
Tawuran Mahasiswa - Pramuka, 1 Diamankan

ImageBone - Tawuran antar mahasiswa tidak hanya terjadi di Makassar. Namun tawuran serupa juga terjadi Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang melibatkan mahasiswa dari organisasi mahasiswa pencinta alam (Mapala) dengan organisasi kampus unit kegiatan Pramuka.

Tawuran terjadi di dalam kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Jalan HOS Cokroaminoto, Kamis petang kemarin. Informasinya, pemicu tawuran tersebut hanya dipicu oleh persoalan sepele.

Berawal saat Yusman, seorang mahasiswa yang juga anggota Mapala STAIN baru tiba dikampus bersama dua rekannya. Ketiga orang yang sedang mabuk tersebut tersinggung karena merasa diteriaki oleh sejumlah mahasiswa lainnya di depan sekretariat pramuka.

Yusman yang sudah dipengaruhi oleh minuman keras tersebut langsung naik vitam. Ia bersama dua rekannya tadi langsung mengeroyok salah seorang anggota pramuka bernama Bashar.

Tak terima rekannya dikeroyok, sekelompok anggota Pramuka kemudian menyerang balik dan mendapat perlawanan dari Mapala STAIN. Aksi saling serang dan saling kejar di dalam kampus tak terhindarkan. Walau dosen dan satpam kampus berusaha melerai, namun bentrokan tersebut terus belanjut.

Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP dan berusaha menyelamatkan Yusman dari kepungan anggota pramuka.

Akibat kejadian tersebut, anggota pramuka yang bernama Bashar mengalami luka robek pada bagian atas kening, dan luka cakaran pada dahi.

Sementara Yusman, yang kedapatan membawa senjata tajam berupa sebilah pisau dapur, langsung diamankan oleh polisi ke Mapolsek Tanete Riattang untuk dimintai keterangan.

(sumber : mobile.seruu.com)

Write Comment (5 comments)Tulis Pesan (0 Pesan-pesan lanjutan)
Presiden: Jadikan Gerakan Pramuka Wadah Pembentukan Nasionalisme

ImageJakarta, Presiden meminta Gerakan Pramuka terus dipupuk sebagai wadah bagi pembentukan nasionalisme dan patriotisme. "Jadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah pengendalian diri dari pengaruh-pengaruh negatif dan buruk agar generasi dan tunas-tunas bangsa tumbuh secara cemerlang," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan Puncak Peringatan ke-51 Gerakan Pramuka di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Senin (3/9) sore.

Oleh karena itu, lanjut Presiden SBY, peta jalan (road map) yang telah disusun sebagai bagian dari revitalisasi Gerakan Pramuka sangat penting. Hal ini sekaligus untuk memastikan pendidikan kepramukaan tetap diminati generasi muda.

"Revitalisasi mengandung makna penguatan dan akselerasi. Penguatan dan akselerasi dibutuhkan sebagai sebuah proses transformasi diri melalui organisasi kepramukan secara independen untuk terbentuknya berbagai fondasi mendasar," Presiden menjelaskan.
Fondasi pertama, ujar SBY, adalah tumbuhnya sikap cinta tanah air. Kedua, terpupuknya solidaritas kemanusiaan, ketiga terbentuknya budaya kepramukaan, dan keempat terpatrinya budaya ke-Indonesiaan yang warna-warni, berbeda-beda.

"Kita ingin pendidikan kepramukaan tidak tergerus oleh zaman, tetap berperan besar dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, berilmu, berbudi pekerti, dan mencintai alam," Kepala Negara berpesan.

Presiden ingin Gerakan Kepramukaan menjadi instrumen yang dibutuhkan oleh para siswa, orang tua, sekolah, dan lingkungan sebagai tempat yang menyenangkan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat generasi muda secara positif.

"Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengajak seluruh warga bangsa untuk turut serta menjadikan Gerakan Kepramukaan sebagai media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak kita dalam mencapai cita-cita dan keberhasilan di masa depan," kata Presiden SBY.

(Presidenri.go.id)

Write Comment (2 comments)Tulis Pesan (0 Pesan-pesan lanjutan)
Wujudkan Kabupaten Pramuka, PNS Sukoharjo Wajib Pakai Seragam Pramuka

ImageSUKOHARJO--Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mencanangkan wilayahnya menjadi kabupaten pramuka. Karenanya, orang pertama di tubuh eksekutif Sukoharjo itu, membuat kebijakan pengenaan seragam pramuka bagi semua pegawai di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Selain itu, Bupati meminta agar pengurus gugus depan di setiap desa/kelurahan terbentuk pada 2013.

“Bagi PNS nonpendidikan, setiap tanggal 14 memakai seragam pramuka sedangkan bagi guru PNS, GTT (guru tidak tetap) dan pegawai di dinas pendidikan selain tanggal 14 juga setiap Jumat mengenakan seragam pramuka,” tegasnya.

Penegasan Bupati yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Pramuka 1111 Sukoharjo itu disampaikan saat menjadi pembina upacara HUT ke-51 Gerakan Pramuka di Lapangan Jombor, Desa Bendosari, Sukoharjo, Senin (3/9/2012).

Dalam kesempatan itu ia juga mengungkapkan gerakan pramuka tetap relevan dan tidak lekang oleh perkembangan jaman. Bupati berharap, pengurus pramuka gugus depan segera dibentuk pada 2013.

“Fakta menunjukkan gerakan pramuka bisa membangun manusia berkarakter. Tidak hanya cerdas tetapi memiliki kepribadian tangguh, juga mampu menjaga kekompakan dan persatuan. Ke depan, hanya pemuda yang sanggup menghadapi tantangan globalisasi. Kami berharap gerakan pramuka ikut mempercepat pembentukan karakter tersebut.

( sumber : Solo Pos )

 

Write Comment (6 comments)Tulis Pesan (0 Pesan-pesan lanjutan)
Pengurus Kwarcab Makassar Pecah

ImageMAKASSAR, Tiga pelatih andalan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Makassar yang dipecat sepihak Ketua Kwarcab Makassar, Ibrahim Saleh, beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Sedikitnya, 80 pelatih pun memilih keluar dari kepengurusan Kwarcab lalu membentuk wadah tersendiri, yakni Ikatan Persaudaraan Pelatih Pramuka Makassar yang disingkat IP3M. Wadah ini lalu bersikap dan bulat mendukung paket Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu`mang (Sayang) di Pilgub 2013 mendatang.

"Sebenarnya, Pramuka dilarang berpolitik praktis, tapi ini kan sikap pribadi. Semua pelatih di IP3M bulat mendukung Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Kwarda Pramuka Sulsel," tegas Sekretaris IP3M, H Burhanuddin yang ditemui disela-sela acara Syawalan dan Halal Bihalal IP3M di Kompleks SMP Datuk Ribandang, Rabu 29 Agustus, siang tadi.
Burhanuddin yang kini menjabat Kepala SDI Kalukubodoa itu mengungkapkan, dia bersama dua rekan pelatihnya, yakni mantan Kepala SDI Pannampu, H Mappe Kasim dan Muh Tahir dipecat tanpa alasan yang jelas.

"Siapa yang tidak sakit hati kalau dipecat begitu saja, tanpa alasan yang jelas. Kami bertiga di pecat tanpa pemberitahuan, kami juga tidak tahu penyebabnya," kata Burhanuddin. Ditambahkan, IP3M terbentuk atas inisiatif para pelatih Pramuka di Makassar yang merupakan aksi solidaritas para pelatih yang tidak menerima pemecatan pelatih secara sepihak.

"Semua pelatih Pramuka Makassar sudah keluar dari kepengurusan Kwarcab. Mereka semua masuk dan bergabung di IP3M. Insya Allah dalam waktu dekat ini, IP3M akan dideklarasikan dan kita akan mengundang Ketua Kwarda Sulsel Syahrul Yasin Limpo," tukasnya.

Turut hadir dalam Syawalan dan Halal Bihalal IP3M tersebut diantaranya, Kepala UPTD Kecamatan Tallo, Kepala SDN Paccinang, H Said Sangkala SPd, Kepala SD, SMP dan SMA Datuk Ribandang dan sejumlah pelatih.

Haram hukumnya Pramuka berpolitik.

Menanggapi reaksi para pelatih Pramuka tersebut, Ketua Kwarcab Makassar Ibrahim Saleh yang dikonfirmasi wartawan, Rabu 29 Agustus siang tadi, menegaskan haram hukumnya Pramuka berpolitik praktis. Sebab menurut dia, Pramuka harus netral, termasuk pada pilgub mendatang.

"Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Pramuka itu kan sudah jelas. Bahwa Pramuka itu organisasi non politik, dan dilarang berpolitik praktis. Tapi kalau personnya, ya terserah mereka, itu kan hak pribadi masing-masing," kata Kepala Bappeda Makassar ini.

Ibrahim mengungkapkan, IP3M yang dibentuk pelatih "barisan sakit hati" itu ilegal, karena mereka membentuk organisasi tanpa sepengetahuan Kwarcab. "Wadah yang mereka bentuk itu ilegal," terangnya. (sms)

BERITA TERKAIT :

Pemecatan Pelatih Pramuka tak Terkait Politik

Makassar, Pemecatan tiga pelatih Pramuka tidak ada kaitannya dengan politik ataupun karena mendukung salah satu kandidat dalam pemilihan Gubernur Sulsel.

Begitu halnya dengan rencana pembentukan Ikatan Persaudaraan Pelatih Pramuka Makassar (IP3M), sama sekali tidak relevan kalau disebut bernuansa politik.

Wadah ini hanya sebagai penyalur potensi pelatih pembina Pramuka se Kota Makassar semata. Demikian diungkap Sekretaris IP3M, H Burhanuddin, Jumat 31 Agustus.

"Jadi, tidak benar kalau dikatakan saya dan semua pelatih Pramuka Makassar mendukung Syahrul Yasin Limpo dalam Pilgub 2013 mendatang. Tidak pernah saya berbicara politik, dan tidak pernah mengatakan mendukung SYL," tegasnya.

Mengenai pemecatannya sebagai Sekretaris Kwarcab Makassar, Burhanuddin mengaku bukan karena politik. Tapi perbedaan pendapat yang berujung Ketua Kwarcab marah besar, dan langsung memecat tiga pelatih pembina Pramuka.

"Saya, Pak Mappe Kasim dan Pak Tahir selalu mengingatkan Pak Ibrahim (Ketua Kwarcab, red) kalau sering bertindak diluar aturan Pramuka. Ya, mungkin tersinggung dan marah kalau sering kali diingatkan jika ada tindakannya diluar dari aturan Pramuka," tukasnya. (sms)

(Sumber : www.fajar.co.id )

Write Comment (10 comments)Tulis Pesan (0 Pesan-pesan lanjutan)
Tehnk Berceritera Pramuka Siaga

Image1. Anak seusia Siaga mempunyai sifat-sifat suka mengkhayal, suka meniru, suka bermain.

2. Berpangkal pada sifat anak yang suka berimajinasi, maka kegiatan-kegiatan untuk Siaga harus dibungkus dengan ceritera-ceritera sederhana yang baik dan menarik.

3. Ceritera merupakan salah satu kesukaan bagi anak seusia Siaga, oleh sebab itu ceritera digunakan sebagai salah satu alat untuk mendidik.

TUJUAN DAN KEUNTUNGAN CERITERA

1. Tujuan ceritera :

a. Membentuk tabiat/berwatak luhur.

b. Menanamkan isi Dwi Satya dan Dwi Dharma.

c. Mendidik ke arah pembentukan warga-negara yang ber-Pancasila.

d. Mendidik ke arah kesehatan dan ketrampilan.

2. Keuntungan ceritera bagi anak

a. Membekali jiwa anak dengan bahan pokok bagi kesejahteraan manusia.

b. Mengembangkan daya cipta, rasa, karsa, dan karya.

c. Mengembangkan rasa keberanian dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

d. Membangunkan perhatian yang besar terhadap lingkungan hidupnya.

e. Menambah kecakapan berbahasa yang baik.

f. Menambah pengalaman.

g. Melatih anak untuk membiasakan menganalisa sesuatu persoalan.

h.Merupakan penjelasan yang nyata terhadap latar belakang kegiatan.

PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN

Tidak semua Pembina mahir berceritera, maka itu perlu adanya persiapan yang masak bagi Pembina, baik lahir maupun batinnya. Persiapan yang perlu :

1. Suka pada ceritera yang akan disampaikan.

2. Bacalah ceriterditu berulang-ulang.

3. Kuasailah nama yang terdapat dalam ceritera dan urutan ceriteranya.

4. Buatlah singkatan isi ceritera itu.

5. Pilihlah ceritera yang sesuai dengan dunia Pramuka Siaga.

6. Latihlah berceritera di depan cermin dengan segala gerak-geriknya (meragakan).

7. Ketahuilah darimana ceritera itu dimulai dan sampai dimana harus diakhiri.

8. Berceriteralah dengan tenang dan jelas (selingilah dengan macam-macam gerak dan suara).

9. Susunlah ceritera itu sedemikian, sehingga berakhir ketika mencapai puncaknya.

10. Janganlah menyampaikan maksud yang terkandung dalam ceritera itu, biarkan anak mengambil kesimpulan sendiri.

MEMILIH CERITERA :

1. Ceritera yang masih bersifat khayal, mengandung nilai baik, (positif) yang menarik.

2. Ceritera itu mengandung pendidikan dan petunjuk/nasehat.

3. Ceritera yang lucu (jenaka) sekedar untuk membuat suasana bergembira.

4. Ceritera yang dapat menghidupkan semangat meniru tindakan yang baik (positif). 5. Ceritera yang berisi contoh pelaksanaan Dwi Satya dan Dwi Dharma dalam kehidupar sehari-hari.

 

BENTUK CERITERA :

1.   Ceritera Pendek yang mungkin dalam satu waktu yang pendek selesai diceriterakan.

2.   Ceritera bersambung, yang terpaksa diputus-putusmenceriterakannya, karena ceriteranya amat panjang.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

1. Ceritera dimulai bila anak sudah siap mendengarkan ceritera itu.

 2. Berikanlah ceritera itu pada acara sebelum upacara penutupan.

3. Jangan memberikan ceritera yang menimbulkan rasa kegelisahan, kengerian, dan ketakutan.

4. Jangan memberikan ceritera yang bersifat sedih, mengharukan.

5. Jangan memberikan ceritera yang sudah pernah didengar oleh anak.

6. Berceritera di tempat yang memenuhi syarat (bersih, tidak terganggu panas dan lain-lain).

Berceritera merupakan santapan rokhani bagi Siaga, karena itu digunakan sebagai alat pendidikan dalam Gerakan Pramuka, antara lain dalam pembentukan watak. Oleh karena itu, dalam acara kegiatan membina Siaga, berceritera perlu mendapat perhatian Pembina.

 

Write Comment (1 comments)
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 91 - 100 of 538
LAYANAN CHATTING