• Tema Hari Pramuka ke 53 Tahun 2014 : Mantapkan Pembentukan Karakter kaum Muda Melalui Gugus Depan Terakreditasi
  • Mari kita Galang aksi Pramuka Peduli berupa pelestarian alam dengan menjaga pohon pelindung di lingkungan kita
header image
Pramuka net home arrow Tekpram
Blog - Content Section Layout
Menaksir Tinggi Pohon (2)

MENAKSIR TINGGI POHON

Pengertian.

Menaksir tinggi, pohon merupakan salah satu kegiatan pramuka dimana seorang peserta didik dituntut bisa menaksir ketinggian pohon dengan menggunakan alat sederhana.

Tehnik Menaksir tinggi Pohon.

a.  Dilakukan oleh dua atau tiga orang.

b.  Menggunakan alat bantu meteran/ langkah dan tongkat 2 meter.

c.   Perlengkapan alat tulis.

 

Pelaksanaan.

a.  Salah seorang berdiri di bawah pohon, kemudian melangkahke depan sepanjang mis. 8 meter.

b.  Tepat dilangkah ke 8 meter salah seorang tiarap dan membidik ujung pohon.

c.   Seorang lagi memegang tongkat 2 meter melangkah secara perlahan ke arah pohon atas perintah komando yang membidik.

d.  Kalau sudah lurus bidikan antara ujung tongkat dan ujung pohon maka pembidik teriak stop.

e.  Setelah itu diukur jarak tongkat berdiri dengan kedudukan si pembidik (apabila diketemukan panjang 3 meter)

f.    Selanjutnya diketemukan kesimpulan sebagai berikut :

1.  Jarak pohon dengan pembidik   : 8 meter.

2.  Panjang tongkat                            : 2 Meter.

3.  Jarak tongkat dengan pembidik : 3 Meter.

     Dengan demikian hasilnya adalah : 2 X 8 : 3 = 5 1/3.

     Jadi tinggi pohon diperkirakan/ ditaksir +  : 5 1/3 meter

 

Tehnik menaksir dalam gambar :

Image 

 

 

Tata Cara dan Pemakaian TKK

Image

Tanda Gambar Kecakapan Khusus pernah diatur dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 134/Kn/76 Tahun 1976 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kecakapan Khusus, selanjutnya adanya SK Kwarnas no : 132 tahun 1979 diterbitkan untuk penyempurnaan tentang syarat dan gambar TKK sebelumnya. Namun demikian pada surat Keputusan kwarnas tahun 1974 itu, telah mengatur tata cara pemakaian TKK (Tanda Kecakapan Khusus). Serta cara penggunaan tetampan apabila dalam penempatan TKK pada lengan bahu kanan telah melebihi ketentuan (5 tanda gambar TKK) serta adanya tata cara pemaiaian tetampan yang kedua dan ukuran tetampan untuk tiap golongan Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega.

Berikut ini penjelasan tentang hal tersebut :

a.    TKK pada pakaian seragam Pramuka dikenakan pada lengan baju sebelah kanan.

b.    TKK yang dikenakan pada baju sebelah kanan tersebut di atas sebanyak-banyaknya lima buah, sedang selebihnya ditempatkan pada tetampan, yang diselempangkan di badan, melalui bahu sebelah kanan, menyilang dada dan punggung menuju pinggang sebelah kiri.

c.    Ketentuan mengenai tetampan TKK adalah sebagai berikut:

1.    Lebar:

a.    Untuk Pramuka Siaga 8 cm,

b.    Untuk Pramuka Penggalang, Penegak dan Pandega 10cm.

2.    Panjang:

Disesuaikan dengan tinggi badan Pramuka yang memakainya.

3.    Warna:

Coklat tua, ditambah dengan hiasan tepi selebar 1 cm, yang dibuat dengan sulam “silang seperti pada kain flanel” atau dengan penempelan pita (zig zag band) sepanjang kedua sisi tetampan, dengan jarak 0,5 cm dari tepi selempang itu.

4.    Warna hiasan: (warna zigzag/sulaman flanel)

1.     Untuk Pramuka Siaga: hijau.

2.     untuk Pramuka Penggalang: merah.

3.     Untuk Pramuka Penegak/Pandega: kuning

Image

d.    Pada tetampan tidak dibenarkan ditempatkan tanda gambar, atau lencana dan tulisan apapun, selain TKK. yang ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

e.    TKK yang dikenakan pada tetampan, ditempatkan pada bagian tetampan yang ada di muka dada, disusun dari atas ke bawah, dimulai dari bagian terdekat dengan baju sebelah kanan.

f.     Apabila TKK yang dicapai oleh seorang Pramuka jumlahnya banyak, sehingga tidak termuat pada bagian tetampan yang ada di muka dada, maka TKK selebihnya ditempatkan pada bagian tetampan yang ada pada bagian punggung, dengan urutan dari atas ke bawah, dimulai dari bagian yang terdekat dengan bahu.

g.    Apabila tetampan dengan penempatan TKK seperti tersebut pada point e. dan point  f. di atas ternyata tidak dapat memuat semua TKK yang diperoleh seorang Pramuka, maka dapat dibenarkan penggunaan tetampan kedua, yang memenuhi ketentuan pada poin c dan point d yang diselempangkan di badan, melalui bahu sebelah kiri, menyilang dada dan punggung menuju pinggang sebelah kanan. Pada Persimpangan antara tetampan pertama dan tetampan kedua, letak tetampan kedua adalah di bagian bawah tertindih oleh tetampan pertama.

h.    Tetampan hanya dibenarkan dipakai pada upacara kepramukaan. Pada waktu latihan atau bekerja yang memerlukan keleluasaan bergerak, maka tetampan TKK. hendaknya ditanggalkan.

 

 

Tentang SKK dan TKK lainnya baca disini

Standar Administrasi pada Gugusdepan

Gugusdepan di lingkungan Gerakan Pramuka merupakan pusat gerak dan wadah pembinaan pramuka. Oleh karena itu dukungan administrasi gugusdepan perlu dilaksanakan secara tertata dan tertib namun sederhana sebagai landasan penentuan arah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan serta penentuan langkah langkah lanjutan karena terdapat unsur keterkaitan dengan administrasi kwartir.  

Untuk itu standar administrasi gugusdepan seperti tertuang dalam instrumen akreditasi gugusdepan dapat dijadikan acuan pokok dalam penyelenggaraan administrasi di gugusdepan melengkapi sistem administrasi satuan yang sudah ada yaitu yang telah diatur dengan PP Kwarnas No : 041 Tahun 1995.

Standar Administrasi Gugusdepan terdiri atas 22 item, yang harus dilaksanakan pada sebuah gugsdepan pramuka dan merupakan standar dasar dalam penilaian/ evaluasi administrasi di gugusdepan.

Berikut ini format standar administrasi di gugusdepan :

 Image

Sumber : Pedoman Akreditasi Gugusdepan Gerakan Pramuka

 

 

Write Comment (1 comments)
Pengorganisasi dan Kegiatan Kepenggalangan

 

Imagea.      Pasukan Penggalang

1)   Pasukan Penggalang merupakan satuan peserta didik yang berusia antara 11 s.d. 15 tahun terdiri paling banyak 32 orang Pramuka Penggalang.

2)    Pasukan Penggalang dibagi dalam satuan kecil yang disebut regu terdiri dari 6 -8 orang.

3)   Pembentukan regu dilakukan oleh Pramuka Penggalang sesuai dengan keinginan untuk

      berhimpun dengan teman yang disenanginya.

4)   Setiap regu memakai nama regu yang dipilih sendiri oleh anggota regu. Regu putera

      menggunakan nama "Binatang" sedangkan regu Puteri menggunakan nama "Bunga".

 

b.     Pemimpin Pramuka Penggalang

1)      Pemimpin regu dipilih oleh dan dari regunya.

2)      Pemimpin   regu   menunjuk   wakil   pemimpin   regu   dari   anggota   regunya.

3)      Regu dipimpin oleh seorang pemimpin regu secara bergiliran.

4)      Para pemimpin regu memilih salah seorang di antara pemimpin regu sebagai pemimpin regu utama yang disebut Pratama.

 

c.      Dewan Pasukan Penggalang

Untuk pendidikan kepemimpinan Pramuka Penggalang dibentuk

Dewan Pasukan Penggalang yang disingkat Dewan Penggalang.

 

1)     Dewan Penggalang terdiri atas :

a)      Para Pemimpin Regu.

b)      Para Wakil Pemimpin Regu.

c)      Pemimpin Regu Utama (Pratama).

d)      Pembina Pramuka Penggalang.

e)      Para Pembantu Pembina Pramuka Penggalang.

 

2)     Dewan Penggalang mengadakan rapat sebulan sekali.

a)      Ketua Dewan Penggalang adalah Pratama. Pratama, Sekretaris dan Bendahara dijabat secara bergilir diantara anggota Dewan Penggalang.

b)      Pembina dan Pembantu Pembina Penggalang, bertindak sebagai penasehat, pengarah dan pembimbing, serta mempunyai hak mengambil keputusan terakhir

 

d.     Dewan Kehormatan.

 

Dewan Kehormatan dibentuk dengan tujuan untuk membina

kepemimpinan dan rasa tanggungjawab.

1)     Dewan Kehormatan bersidang bila terjadi peristiwa yang menyangkut tugas dewan.

2)     Dewan Kehormatan terdiri atas:

a)      Para pemimpin regu.

b)      Para wakil pemimpin regu.

c)      Pembina Penggalang.

d)      Para Pembantu Pembina Penggalang.

3)     Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan adalah Pembina dan pembantu Pembina Penggalang, sedang sekretarisnya ialah salah seorang pemimpin regu.

4)     Dewan Kehormatan bertugas menentukan:

a)   Pelantikan, pemberian TKK, tanda pengahargaan, dll kepada Pramuka

      Penggalang  yang berjasa dan berprestasi.

b)   Pelantikan   pemimpin   dan   wakil   pemimpin   regu   serta   Pratama.

c)  Tindakan berhubungan dengan pelanggaran Kode Kehormatan, sesudah yang

     bersangkutan di beri kesempatan membela diri.

d)  Rehabilitasi  Pramuka Penggalang.

 

e. Majelis Penggalang

1)     Untuk mendidik Pramuka Penggalang dalam kehidupan demokrasi dan mewujudkan hak semua anggota, diadakan Majelis Penggalang yang anggotanya terdiri atas seluruh anggota pasukan. Keikutsertaan mereka sebagai individu bukan atas nama regu.

2)     Majelis Penggalang diketuai oleh Pramuka Penggalang yang dipilih langsung oleh seluruh anggota diawal pertemuan, dipandu oleh Pratama. Ketua Majelis memilih Sekretarisnya

3)     Tugas Majelis Penggalang:

a)      Menyusun    aturan - aturan    yang    mengikat    bagi    seluruh anggota .

b)      Menetapkan sasaran tahunan untuk diajukan kepada Pembina Pasukan dan diteruskan kepada Pembina Gugus Depan yang selanjutnya dinyatakan dalam rencana gugus depan.

c)      Membahas dan memberikan persetujuan kegiatan bersama dan kalender kegiatan yang diajukan oleh Dewan Penggalang.

4)     Majelis Penggalang mengadakan pertemuan sekurang-kurangnya 6 bulan sekali atau setiap kali diperlukan.

5)     Pembina dan Pembantu Pembina mempunyai hak berbicara tetapi tidak mempunyai hak suara.

6)     Pertemuan Majelis Penggalang bersifat formal.

a)      Undangan disampaikan seminggu sebelumnya dan masalah yang akan dibicarakan dan  diumumkan.

b)      Peserta yang hadir menggunakan pakaian seragam

c)      Tempat ditentukan lebih dahulu

d)      Dengan upacara pembukaan dan penutupan

 

Pembina Pasukan

1)     Pasukan Penggalang dibina oleh seorang Pembina Pasukan dan dibantu oleh paling banyak dua orang Pembantu Pembina Penggalang.

2)     Pembina Penggalang putera dan Pembantu Pembina Penggalang Putera harus dijabat oleh Pembina putera.

3)     Pembina Penggalang puteri dan Pembantu Pembina Penggalang Puteri harus dijabat oleh Pembina puteri.

 

Sifat Kegiatan Penggalang

    

Pendidikan kepramukaan diarahkan pada lima area pengembangan diri peserta didik meliputi area perkembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik ( sesosif ). Dalam pelaksanaan pendidikannya menggunakan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan . Salah satu dari metode kepramukaan adalah kegiatan yang menantang dan menarik serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta  didik. Atas dasar tersebut maka kegiatan untuk Pramuka Penggalang harus sesuai dengan kondisi rohani dan jasmaninya serta mampu meningkatkan lima area pengembangan pribadinya yang dikemas secara menarik menantang dan menyenangkan serta bervariasi.

 

Sifat Kegiatan Penggalang

 

Pendidikan kepramukaan diarahkan pada lima area pengembangan diri peserta didik meliputi area perkembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik ( sesosif ).

Dalam pelaksanaan pendidikannya menggunakan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan .

Salah satu dari metode kepramukaan adalah kegiatan yang menantang dan menarik serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta  didik. Atas dasar tersebut maka kegiatan untuk Pramuka Penggalang harus sesuai dengan kondisi rohani dan jasmaninya serta mampu meningkatkan lima area pengembangan pribadinya yang dikemas secara menarik, menantang dan menyenangkan serta bervariasi

 

Kegiatan untuk Pramuka Penggalang antara lain bersifat:

a.      Patriotisme atau kepahlawanan

b.      Petualangan atau penjelajahan alam

c.      Kompetisi regu/ kelompok

d.      Aktualisasi diri melalui pentas seni budaya dll.

e.     Kompetisi perorangan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi misalnya cerdas tangkas

f.       Kepedulian sosial misalnya bakti masyarakat  bersih lingkungan

g.      Pemantapan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

 

(Gs)

Dokumen PP/Juklak/Juknis/SK Kwarnas


PP GERAKAN PRAMUKA

KLIK DISINI

PP Tanda Penghargaan Th.2012

DOWNLOAD

PP Cara Menilai Kecakapan (lama)

DOWNLOAD

PP Gladian Pimpinan Regu

DOWNLOAD

PP Gladian Pimpinan Satuan Penegak

DOWNLOAD

PP Karang Pamitran

DOWNLOAD

PP Kecakapan Pembina Pramuka Adi

DOWNLOAD

PP Korps Pelatih (lama)

DOWNLOAD

PP Mabi Gerakan Pramuka_2007

DOWNLOAD

PP Org  & Tata Kerja Pusdiklatcab

DOWNLOAD

PP Pembinaan dan Pengembangan Gudep Perg. Tinggi

DOWNLOAD

PP Pengawasan Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

PP Pokok - Pokok Pengorganisasian Gerakan Pramuka _ 2007

DOWNLOAD

PP Melintasi Halang Rintang

DOWNLOAD

PP Tanda Pengenal Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

PP Tanda Satuan Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

PP Tanda Pengenal Nama Diri

DOWNLOAD

Pernyataan Keluar dari WAGGGS

DOWNLOAD

PP Panduan Kursus Pembina Profesional

DOWNLOAD

PP Panduan Dasar Kewirausahaan GP.

DOWNLOAD

PP Penggolongan Usia Peserta Didik

DOWNLOAD

PP Penyempurnaan SPPP G. Pramuka

DOWNLOAD

PP Pola & Mekanisme Pembinaan T/ D 2013

DOWNLOAD

Lambang Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

Penyeragaman Nama Badan Pembantu/ Pelaksana Kwartir

DOWNLOAD

Pedoman Pelaksanaan PPBN

DOWNLOAD

PP Org. dan Tata Kerja Kwarran

DOWNLOAD

PP Org. dan Tata Kerja Kwarcab

DOWNLOAD

PP Upacara Di Dalam G. Pramuka

DOWNLOAD

PP Pertemuan Pramuka

DOWNLOAD

Penyesuaian PP Pertemuan Pramuka

DOWNLOAD

PP Pesta Siaga

DOWNLOAD

Penyesuaian PP Pesta Siaga

DOWNLOAD

PP Perkemahan Besar Penggalang

DOWNLOAD

PP Lomba Tingkat

DOWNLOAD

PP Satuan Karya No. 170 A Th. 2008

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Bahari 2011

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Bakti Husada 2011

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Bhayangkara 2011

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Dirgantara 2011

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Kencana

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Taruna Bumi 2011

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Wanabakti

DOWNLOAD

PP Pakaian Seragam Pramuka 2012

DOWNLOAD

PP Humas Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

PP Pramuka Garuda

DOWNLOAD

Syarat dan gambar TKK Bhayangkara

DOWNLOAD

PP Satuan Karya Wira Kartika

DOWNLOAD

PP Dewan Kerja Tahun 2007

DOWNLOAD

PP Raimuna

DOWNLOAD

PP Perkemaham Wirakarya

DOWNLOAD

PP Pramuka Peduli

DOWNLOAD

PP Pusdiklatnas

DOWNLOAD

Juklak Gudep Perti 2011

DOWNLOAD

Seragam Khusus Upacara Angg. Dws.

DOWNLOAD

PP Org. dan Tata Kerja Kwarda

DOWNLOAD

PP Manajemen Resiko

DOWNLOAD

Lampiran PP Manajemen Resiko

DOWNLOAD

Panduan Kursus Pembina Mahir 2001

 DOWNLOAD

PP Gugusdepan Gerakan Pramuka  SK Kwarnas No. 231 Tahun 2007

DOWNLOAD

PP Tanda Penghargaan Lencana Karya Bhakti (SK Kwarnas 094 Th 2006 )

 DOWNLOAD

PP Gugus Darma Pramuka 2012

DOWNLOAD

PP Organisasi  & Tata Kerja Pusdiklatda

DOWNLOAD

PP Satuan Komunitas ( SAKO ) 2012

DOWNLOAD

Revitalisasi Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

Logo-Struktur dan PP pramuka    Peduli

DOWNLOAD

PP Sisdiklat 202 Tahun 2011

DOWNLOAD

Pengelolaan & Pengembangan Anggota Dewasa

DOWNLOAD

Juknis Pramuka Peduli

DOWNLOAD

 SK No.203/2011 ttg Akredit._Lbr.1

DOWNLOAD

 

 

UNDANG UNDANG & AD/ART GERAKAN PRAMUKA

UU No. 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

Penjelasan UU No. 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka

DOWNLOAD

Anggaran Dasar Gerakan Pramuka      ( Keppres N0. 24 Tahun 2009 )

DOWNLOAD

Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka      ( SK Kwarnas N0. 24 Tahun 2009 )

DOWNLOAD

AD Hasil Munaslub Tahun 2012.   

DOWNLOAD

ART Hasil Munaslub Tahun 2012

  DONWLOAD

 

PP SKU GERAKAN PRAMUKA

PP GERAKAN PRAMUKA

KLIK DISINI

Panduan Penyelesaian SKU  Siaga                      SK Kwarnas 199 Tahun 2011

DOWNLOAD

Panduan Penyelesaian SKU  Penggalang            SK Kwarnas 199 Tahun 2011

DOWNLOAD

Panduan Penyelesaian SKU  Penegak                 SK Kwarnas 199 Tahun 2011

DOWNLOAD

Panduan Penyelesaian SKU  Pandega                 SK Kwarnas 199 Tahun 2011

DOWNLOAD

SKU  Siaga 

DOWNLOAD

SKU  Penggalang

DOWNLOAD

SKU  Penegak  

DOWNLOAD

SKU  Pandega   

DOWNLOAD


 

UNDANG UNDANG RI/ PERATURAN TERKAIT

UU No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, Dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan

DOWNLOAD

Lampiran UU No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, Dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan

DOWNLOAD

UU No. 35 Tahun 2009 Tentang NARKOTIKA

DOWNLOAD

Penjelasan UU No. 35 Tahun 2009 Tentang NARKOTIKA

DOWNLOAD

UU No. 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan

DOWNLOAD

MOU Kwarnas - BNPB & Unit Siaga Bencana

DOWNLOAD

 

UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

DOWNLOAD

UU No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak

DOWNLOAD

UU No. 09 Tahun 2010 Tentang Keprotokolan

DOWNLOAD

UU No. 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan


DOWNLOAD

MOU Kemendikbud dan Kwarnas 2013

DOWNLOAD



 

DOKUMEN/ SK KWARTIR NASIONAL

DOK/ SK KWARTIR NASIONAL

KLIK DISINI

Gerakan Pramuka Anti Tembakau - 2007

DOWNLOAD

Iuran Anggota Gerakan Pramuka - 1987

DOWNLOAD

Instrumen Portofolio Akreditasi Gudep 2011

DOWNLOAD

Daftar dan Kode Kwarda-Kwarcab se Indonesia

DOWNLOAD

Form TPOD
DOWNLOAD

 

SAMBUTAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

PP GERAKAN PRAMUKA

KLIK DISINI

Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2008

DOWNLOAD

Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2009

DOWNLOAD

Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2010

DOWNLOAD

Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2011

DOWNLOAD

Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2012

DOWNLOAD

 

 

 

<< Start < Previous 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>

Results 121 - 130 of 555
fox.jpg
LAYANAN CHATTING